bila malam merangkak tua

bila  malam merangkak tua
purnama hilang dibalik tirai kelam
berdiri seorang aku menatap wajah lesu
sang ratu malam yang kian pucat
terasa ada yang meresahkan

bila malam merangkak tua
ranjang tidurku kian berbunga
di hujung basah lidah zikrullah
lantas ku dakap dedaun rindu
yang luruh ke sisi.

One Response to “bila malam merangkak tua”

  1. Sangat bagus, sangat elok. Mencerminkan kerinduan yang mendalam pada seseorang……………….,, namun rindu dendam ini kemudian disampaikan pada Allah azza wa Jalla, Sang Maha Pengasih dan Penyayang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: